2.10.2015

Bahagia Itu

Aku merindukanmu sama seperti malam malam sebelumnya. Yang berbeda hanyalah hujan rintik yang turun malu-malu dan suaramu yang semakin menambah rindu. Aku suka mendengar suara dering telepon genggamku dan melihat namamu tertera di layarnya, membicarakan apapun denganmu. Kau sering bertanya bagaimana cara membuatku bahagia, tak usah melakukan banyak hal, mendengar suara gelak tawamu di sela percakapan kita saja sudah cukup membuatku bahagia, sayang.

--Saat hujan turun dengan malu-malu menemani kita yang sedang rindu

1.02.2015

2. Rindu

pict from : http://a-cuarela.tumblr.com/post/106794913113

Aku ingin menenggelamkan rinduku dalam-dalam ke dasar laut agar aku tak dapat lagi merasakan rindu yang selalu memaksaku mengingat kamu. Bukan aku tak ingin lagi merasakan rindu, tapi rindu ini telah menumpuk menyesakkan isi hati. Jika kita bertemu nanti, aku akan memburumu dengan beribu pelukan dan sejumlah besar kecupan. Pasti!

1.01.2015

1. Mimpi

Aku selalu melewatkan pagi dengan sia-sia, berada di alam mimpi dan berharap wajahmu yang selalu muncul dalam tiap detik di mimpiku.

Bukannya aku tak ingin memimpikanmu, bukannya aku sudah bosan melihatmu, bukannya aku ingin melupakanmu dan menganggap memimpikanmu adalah hal yang sia-sia.

Tidak.

Aku tak ingin memimpikanmu karena aku ingin kau tak hanya ada dalam mimpiku.

Aku ingin ... bersamamu bukanlah sebuah mimpi.