2.10.2015

Bahagia Itu

Aku merindukanmu sama seperti malam malam sebelumnya. Yang berbeda hanyalah hujan rintik yang turun malu-malu dan suaramu yang semakin menambah rindu. Aku suka mendengar suara dering telepon genggamku dan melihat namamu tertera di layarnya, membicarakan apapun denganmu. Kau sering bertanya bagaimana cara membuatku bahagia, tak usah melakukan banyak hal, mendengar suara gelak tawamu di sela percakapan kita saja sudah cukup membuatku bahagia, sayang.

--Saat hujan turun dengan malu-malu menemani kita yang sedang rindu

2 komentar:

  1. bagaimana caranya menyentuh rindu?
    adakah yang bisa memberi sebuah alamat? hingga bapak tua berseragam orange tidak lagi tersesat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tak ada yang bisa menyentuh rindu, rindu hanyalah sesuatu yang tak kasat mata dan tak ada yang mengetahuinya selain kau

      Hapus